Beberapa Fakta Peradaban Minoa yang Ternyata Sangat Unik

Beberapa Fakta Peradaban Minoa yang Ternyata Sangat Unik

Beberapa Fakta Peradaban Minoa yang Ternyata Sangat Unik – Peradaban Minoa adalah sebuah peradaban di Kreta, sebuah pulau dekat daratan Yunani. Peradaban ini dimulai pada Zaman Perunggu tahun 3000 dan 2700 SM, dan berlangsung sampai 1450 SM.

Peradaban ini ditemukan kembali pada awal abad ke-20 oleh seorang arkeolog Inggris Sir Arthur Evans.  Peradaban Minoa Berpusat di Pulau Kreta (sekarang masuk wilayah Yunani) di Laut Mediterania, peradaban ini nampaknya terlihat tidak begitu berpengaruh atau penting mengingat lokasinya hanya sebatas di sebuah pulau.

Kenyataannya, Peradaban Minoa sangat maju dalam banyak sektor dan menjadi kontributor bagi peradaban-peradaban selanjutnya di daratan Eropa. Komunitas Minoa memiliki budaya, seni, dan arsitektur yang sangat orisinal dan bahkan menjadi inspirasi bagi beberapa budaya lainnya.

1. Peradaban maju tertua di Eropa
Terisolasi di Sebuah Pulau di Mediterania, Ini 5 Fakta Peradaban Minoa

Diakui oleh banyak ilmuwan ternama, Peradaban Minoa adalah peradaban pertama/tertua di Benua Eropa yang sesungguhnya sudah ada sejak sekitar tahun 3000 SM. Dua alasan penyebutan peradaban adalah komunitas Minoa mempunyai literasi yang tinggi, sistem sosial yang maju, dan kesenian yang tidak pernah ditemukan di luar Pulau Kreta.

Periode peradaban Zaman Perunggu ini umumnya dibagi menjadi tiga, yaitu era Awal, Pertengahan, dan Akhir. Peradaban ini mulai rontok pada pertengahan milenium ke-2 SM kemungkinan sebagai akibat dari munculnya suatu peradaban besar dan baru di daratan Yunani.

2. Memperoleh nama dari seorang raja berdasarkan mitologi kuno
Terisolasi di Sebuah Pulau di Mediterania, Ini 5 Fakta Peradaban Minoa

Peradaban Minoa memperoleh namanya dari Raja Minos dari Kreta, seorang tokoh besar dan penguasa legendaris Kreta dalam mitologi Yunani Kuno. Salah satu putra Dewa Zeus ini juga diyakini sebagai penemu sistem kode hukum Kreta, sehingga Minos menjadi salah satu tokoh yang sangat dihormati.

Sebenanya, pemberian nama Raja Minos untuk sebuah peradaban besar di Pulau Kreta ditetapkan oleh Sir Arthur Evans, seorang arkeolog dari Inggris yang melakukan penggalian pertama di sana pada awal abad ke-20.

3. Membangun banyak istana dan menciptakan karya seni yang indah
Terisolasi di Sebuah Pulau di Mediterania, Ini 5 Fakta Peradaban Minoa

Telah disebutkan bahwa Peradaban Minoa menghasilkan beragam karya seni yang eksklusif di pulau mereka. Memang benar bahwa penduduk di sana memproduksi mahakarya arsitektur, patung, gerabah keramik, dan lukisan indah yang bewarna-warni. Salah satu dari beberapa arsitektur khas Minoa adalah Istana Knossos, bangunan bersolek yang juga menjadi pusat administrasi, politik, perdagangan, dan agama bagi masyarakat kuno Kreta.

Patung dari perunggu dan lukisan Minoa menggambarkan dengan detail beberapa kegiatan ritual yang dijalankan penduduk di sana pada waktu itu, meskipun belum diketahui apa sebenarnya kepercayaan masyarakat Minoa.

Selain itu, fresko (teknik melukis di dinding) buatan Minoa penuh dengan harmoni warna yang seringkali menggambarkan binatang (baik di darat atau laut) dan tumbuhan sekaligus habitatnya. Hal ini secara tidak langsung menyimpulkan bahwa orang-orang di sana mencintai laut dan mengagumi alam semesta.

4. Bahasa tertulisnya dinamakan ‘Linear A’
Terisolasi di Sebuah Pulau di Mediterania, Ini 5 Fakta Peradaban Minoa

Salah satu alasan Peradaban Minoa dianggap maju adalah memiliki bahasa sehari-hari yang dituliskan pada bongkahan-bongkahan batu, yang masih selamat sampai hari ini. Bahasa ini dinamakan Linear A karena bentuk “kaligrafinya” yang adalah kombinasi garis-garis linear dan sederhana. Sayangnya, bahasa misterius ini belum berhasil ditafsirkan sampai sekarang.

5. Penemu olahraga ekstrem ‘lompat banteng’
Terisolasi di Sebuah Pulau di Mediterania, Ini 5 Fakta Peradaban Minoa

Salah satu tradisi atau kesenian yang mungkin paling orisinil dari Pulau Kreta pada era Peradaban Minoa adalah olahraga “lompat banteng”. Dari beberapa teori yang diajukan, salah satu prosedur olahraga ekstrem ini yang umum adalah, secara singkat, dimulai dengan seorang pemain akrobat yang memegangi tanduk banteng, kemudian melakukan salto ke depan dan diakhiri dengan posisi berdiri di punggung banteng.

Meskipun melibatkan hewan asli, olahraga ini tidak menyakiti atau bahkan membunuh banteng, berbeda dengan olahraga matador dari Spanyol yang mungkin jauh lebih populer.

Peradaban Minoa memiliki identitas yang unik serta informasi yang krusial bagi budaya dan kesenian Eropa mula-mula. Tentu saja masih ada fakta Minoa lainnya yang semakin menguatkan keistimewaan peradaban ini. Wilayah cakupan mungkin cukup kecil, tapi tidak dapat dimungkiri bahwa pengaruh Minoa sangat besar.

Peradaban Minoa terkenal dengan perdagangan lautnya dan kota-kotanya yang teratur. Orang-orang Minoa memiliki sistem pertanian yang mengutamakan zaitun dan anggur. Agama mereka lebih banyak memuja dewi. Peradaban Minoa digantikan oleh Peradaban Mikenai.

Istana Minoa (Anaktora) adalah peninggalan bangunan paling terkenal yang telah digali dan diteliti di pulau Kreta. Bangunan monumental ini berfungsi sebagai pusat administrasi pemerintahan berdasarkan bukti ditemukannya banyak arsip oleh arkeolog. Istana ini bertingkat dengan tangga di luar dan di dalam kompleks bangunan, sumur, tiang, gudang, dan halaman.

Daripada menghubungkan kurun peradaban Minoa dengan menggunakan kalender absolut, para ahli arkeologi menggunakan dua sistem kronologi relatif. Sistem pertama yang diciptakan oleh Evans dan direka oleh arkeolog penerusnya, berdasarkan kepada gaya tembikar. Cara ini membagi periode peradaban Minoa ke dalam tiga kurun utama — Minoa Awal, Minoa Pertengahan, dan Minoa Akhir.