Beberapa Fakta Unik Kota Kuno Derinkuyu yang Ada di Turki

Beberapa Fakta Unik Kota Kuno Derinkuyu yang Ada di Turki

Beberapa Fakta Unik Kota Kuno Derinkuyu yang Ada di Turki  – Kota bawah tanah Derinkuyu (Derinkuyu Yeraltı Şehri, arti: “sumur dalam”) adalah suatu kota bawah tanah kuno yang bertingkat-tingkat, tepatnya di Subprovinsi Derinkuyu, Provinsi Nevşehir, Turki. Dengan kedalaman hingga 54 m (177 kaki) di bawah permukaan tanah, kota tersebut dapat menampung hingga sekitar 20.000 orang beserta hewan ternak dan bahan makanan mereka.

Peninggalan-peninggalan kuno menjadi bukti adanya suatu kehidupan di masa tertentu. Peninggalan tersebut biasanya berupa artefak, tulisan-tulisan, situs makam, kuil dan bangunan kuno lainnya. Tanpa bukti peninggalan, tidak akan ada yang mengetahui bahwa suatu peradaban pernah ada.

Umumnya, para arkeolog akan mencari dan menganalisa kemungkinan adanya bentuk peradaban. Beberapa peradaban yang ditemukan ternyata cukup unik karena tidak dibangun di permukaan, melainkan di bawah tanah. Kota Derinkuyu adalah salah satu peninggalan kuno tersebunyi di bawah tanah.

1. Ditemukan secara tidak sengaja oleh masyarakat sipil
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Kota bawah tanah ini berada di provinsi Nevşehir kota Cappadocia. Derinkuyu ditemukan pada tahun 1963 oleh seorang warga Turki. Orang tersebut sedang merenovasi rubanah di rumahnya. Ia kemudian menghancurkan salah satu tembok rubanah tersebut. Ketika tembok rubanah tersebut hancur, ia menemukan suatu ruangan besar yang memiliki lorong.

Setelah melihat lebih lanjut, ternyata lorong itu merupakan jalan rahasia menuju suatu kota bawah tanah. Kota tersebut terlihat sangat besar dan berada cukup dalam di bawah tanah. Pria tersebut akhirnya melaporkan penemuannya ke pihak terkait untuk penelusuran lebih lanjut.

2. Kota bawah tanah terbesar dan terdalam
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Derinkuyu bukanlah kota bawah tanah pertama yang ditemukan di Cappadocia. Ada kurang lebih 200 kota bawah tanah yang pernah ditemukan di kota tersebut. Tetapi hingga saat ini, Derinkuyu adalah yang terbesar di antaranya. Struktur kota ini mirip sarang semut yang dibuat seukuran manusia.

Kota yang namanya berarti sumur dalam ini sangat besar dan kompleks. Derinkuyu diperkirakan mampu menampung 20.000 orang di dalamnya. Penghuninya juga menyimpan bahan makanan dan kebutuhan hidup lainnya di dalam kota tersebut.

Luas kota diperkirakan mencapai 1,7 mil persegi atau sekitar 4,5 km persegi. Kota terdiri dari 18 tingkat ke bawah, dengan kedalaman mencapai 80 meter.

3. Fasilitas kota Derinkuyu cukup lengkap di zamannya
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Walau berada di bawah tanah, kota Derinkuyu terlihat memiliki fasilitas-fasilitas yang memungkinkan orang hidup dengan cukup nyaman di dalamnya.

Dilansir History Hit, dalam kota tersebut ditemukan fasilitas seperti lubang-lubang ventilasi, sumur air, aula pertemuan besar, kandang kuda, dapur, ruang tamu, area penjara hingga kuburan.

Ada 1.500 saluran ventilasi yang menyalurkan udaha ke seluruh kota. Fasilitas lain adalah sekolah yang diduga merupakan sekolah misionaris Kristen. Sekolah tersebut terletak di tingkat ke-2 kota Derinkuyu.

Dapur dan tempat penyimpanan makanan berada di ruangan yang terpisah. Terdapat juga gereja, kamar mandi dan kamar-kamar tempat orang beristirahat dan tidur.

4. Berfungsi sebagai kota perlindungan
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Derinkuyu diperkirakan dibangun pada abad ke-15 hingga ke-12 sebelum Masehi. Para ahli menduga bahwa bangsa Hittites yang pertama kali membangun kota bawah tanah ini. Mereka membangun Derinkuyu untuk menghindari orang-orang Frigia. Pada era Bizantium, dilansir History Hit, pembangunan kota ini telah lengkap.

Selama perang antara Arab dan Bizantium berlangsung, kota ini digunakan sebagai tempat berlindung. Dikatakan saat perang berlangsung tahun 780 — 1180 Masehi, kota tersebut terhubung dengan kota bawah tanah lainnya melalui sebuah terowongan besar.

Kota ini menjadi tempat berlindung yang aman bagi orang Kristen selama invasi Mongolia pada abad ke-14. Kota tersebut juga diduga menjadi tempat persembunyian orang-orang Kristen dari penganiayaan orang Romawi. Setelah terjadi pertukaran penduduk antara Yunani dan Turki tahun 1923, kota-kota bawah tanah mulai ditinggalkan.

5. Dibangun dari pahatan batu
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Kota Derinkuyu dibangun dari batuan vulkanik yang ada di dalam tanah, kemudian dipahat sedikit demi sedikit membentuk ruangan dan lorong. Batuan Derinkuyu terbuat dari lapisan-lapisan abu vulkanik padat yang disebut dengan tuff, yang umum di daerah tersebut.

Bebatuan tersebut lunak dan keropos, sehingga tidak sulit diukir walau menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop. Bebatuan ini akan mengeras hanya ketika kontak dengan udara.

Pintu-pintu kota juga terbuat dari batu yang besar. Dalam bukunya, Underground Worlds: A Guide to Spectacular Subterranean Places, David Farley menjelaskan bahwa pintu masuk kota terbuat dari batu bundar besar, dengan tebal lima kaki dan berat sekitar 1.100 pound. Demi keselamatan penghuninya, setiap lantai memiliki pintu yang dapat disegel dengan batu-batu tersebut.

6. Menjadi tujuan wisata populer di Turki
6 Fakta Derinkuyu, Kota Bawah Tanah Kuno di Turki

Enam tahun setelah penemuannya, tepatnya tahun 1969, kota Derinkuyu akhirnya dibuka untuk umum. Untuk mengelilingi kota tersebut dibutuhkan waktu 90 menit. Hanya delapan tingkat dari keseluruhan kota yang dapat dimasuki pengunjung.

Kota kuno ini resmi menjadi bagian situs warisan dunia oleh UNESCO dan menarik banyak pengunjung karena konstruksinya yang unik. Banyak biro perjalanan yang menyediakan tur ke kota kuno ini.

Walau terbuka untuk umum, hanya sekitar lima puluh persen wilayah kota yang boleh dikunjungi. Bentuknya yang mirip labirin, lorong-lorong yang sempit, tangga yang terjal dan tingkat kedalaman kota membuat tempat ini tidak cocok dikunjungi penderita klaustrofobia. Ada papan-papan petunjuk di dalam yang harus diikuti agar pengunjung tidak tersesat.

Peninggalan kota kuno Derinkuyu menunjukkan betapa tangguhnya manusia pada saat itu. Mereka berhasil bertahan hidup dan menghindari kerusuhan dengan membentuk sebuah kota bawah tanah yang besar dan kompleks. Hingga saat ini, masih banyak bagian kota tersebut yang dipelajari oleh para arkeolog.

Ini adalah kota bawah tanah terbesar yang telah digali, selain dari beberapa kompleks bawah tanah lainnya yang tersebar di seantero wilayah Kapadokia  di Turki. Situs kota bawah tanah Derinkuyu mulai dibuka untuk umum pada tahun 1969, dan 10%-15% dari keseluruhan situs saat ini dapat diakses oleh para wisatawan. Derinkuyu berjarak 29 km sebelah selatan kota Nevşehir melalui jalan raya Niğde.

Luas kota bawah tanah Derinkuyu yang telah diekskavasi adalah seluas 4 km2 atau 1,5 mil2. Kompleks kota bawah tanah ini tertata dengan baik dan memiliki berbagai fungsi publik tertentu, seperti galeri, ruang tinggal, kakus, ruang pertemuan, dapur umum, kapel, penjara, gudang senjata, lorong akses, sumur, serta cerobong udara khusus yang berguna saat komunitas mengadakan penggalian untuk waktu yang lama.

Diperkirakan terdapat ruang sekolah pula, yang bentuknya berupa gundukan tanah memanjang yang dikelilingi parit-parit; sedangkan kandang ternak letaknya selalu berada pada tingkat-tingkat teratas dari kompleks tersebut.