Beberapa Hasil Penelitian Tentang Alien Berdasarkan Sains

Beberapa Hasil Penelitian Tentang Alien Berdasarkan Sains

Beberapa Hasil Penelitian Tentang Alien Berdasarkan Sains – Alien atau dalam bahasa Indonesia disebut makhluk asing, adalah istilah serapan yang dalam bahasa Inggris yang berarti asing. Manusia sering bertanya-tanya apakah ada mahluk asing selain manusia di alam semesta ini atau tidak.   Meskipun pertanyaan itu tidak terjawab pada tahun 2020, banyak penemuan tampaknya meningkatkan kemungkinan keberadaan alien tersebut.

Penemuan di planet terdekat dengan kita, telah menunjukkan kemungkinan bahwa dunia lain dapat menampung organisme mulai dari bakteri hingga makhluk lainnya. Mungkin, di tahun mendatang akhirnya akan mengungkapkan siapa lagi yang mungkin ada di luar sana. Keberadaan alien atau makhluk asing di luar Bumi masih terus menjadi perdebatan yang sepertinya tak akan pernah usai. Ada banyak orang yang menyatakan bahwa peradaban canggih di masa lalu mungkin berhubungan dengan alien.

Namun, beberapa ilmuwan dan ahli astronomi sepakat membantahnya dan menyatakan bahwa tidak ditemukan bukti kuat mengenai keberadaan mereka. Terlepas dari perdebatan semacam itu, kita akan sedikit berandai-andai bagaimana jika alien itu benar-benar ada di alam semesta. Nah, rupanya sains punya beberapa jawabannya, lho.

1. Jika alien ada, mungkin manusia tidak akan pernah menemukannya
5 Jawaban menurut Sains tentang Alien, Apakah Benar Ada?

Mungkin saja alien itu ada dan kita tidak menyadarinya. Alam semesta yang begitu luas dan nyaris tanpa batas, membuat segala kemungkinan bisa terjadi meskipun dalam peluang yang kecil. Jika saja alien itu ada dan posisinya sangat jauh dengan kita, maka tentu manusia nyaris mustahil untuk menemukannya.

Dilansir dalam laman Space, ahli astronomi NASA bernama Michael Garrett pernah berpendapat bahwa alien mungkin ada di suatu tempat yang jauh. Namun, alih-alih bisa mengontak mereka, kita justru tak akan dapat melakukannya, karena jarak yang sangat jauh. Jadi, jika alien memang ada di sebuah planet nan jauh di sana, percuma juga bagi kita untuk berusaha menyelidikinya.

2. Jika alien ada dan berupa organisme sederhana, mungkin manusia bisa menguasainya
5 Jawaban menurut Sains tentang Alien, Apakah Benar Ada?

Lupakan dulu anggapan bahwa alien itu makhluk canggih yang memiliki telepati. Hal tersebut mungkin hanya ada di film-film sci-fi buatan Hollywood. Jika alien ada, kemungkinan besar wujud dan hakikat mereka hanyalah sebagai organisme biologis sederhana layaknya mikrob, bakteri, mikroorganisme, atau hewan sederhana seperti ubur-ubur. Kalau hal ini yang terjadi, manusia bisa saja menguasai mereka.

Hal ini pernah diulas oleh Quanta Magazine dan melibatkan Dr Arik Karshenbaum, seorang ahli biologi hewan dari Universitas Cambridge. Ketika ditanya mengenai bentuk dan kehidupan dari alien, Dr Arik menjelaskan bahwa mungkin mereka memiliki proses evolusi yang sama layaknya organisme di Bumi.

Jika ini benar, kehidupan planet-planet yang masih muda akan dipenuhi oleh organisme yang sederhana seperti di zaman Bumi purba.

3. Manusia bisa melakukan hubungan diplomatik dengan makhluk asing
5 Jawaban menurut Sains tentang Alien, Apakah Benar Ada?

Jelas ini akan terdengar seperti kisah-kisah fiksi dalam film, komik, novel, dan game. Tapi, kalau misalnya makhluk asing tersebut ada, mau tidak mau kita pun harus menjaga hubungan baik dengan mereka sebagai satu kesatuan warga jagat raya. Jauh di masa yang akan datang, hubungan diplomatik antara manusia dan alien bisa saja terjadi, meskipun hal ini juga masih terdengar mustahil dipraktikkan.

Dalam bukunya berjudul “Earth in Human Hands” yang ditulis oleh ahli astrobiologi David Grinspoon, sedikit menyinggung mengenai kehidupan Bumi di masa depan beserta implikasinya dengan keberadaan alien.

Hal memungkinkan mengenai masa depan juga berkaitan dengan hubungan antara manusia modern dengan alien yang pernah digagas oleh perintis SETI sejak 1960an.

4. Alien ada dan hanya bisa mengamati kehidupan Bumi dari jauh
5 Jawaban menurut Sains tentang Alien, Apakah Benar Ada?

Kehidupan di Bumi sudah lama diamati oleh alien, setidaknya begitulah pengakuan dari pencinta pseudosains. Namun, pendapat aneh ini rupanya pernah dinyatakan oleh ilmuwan dan kalangan akademisi, lho. Diberitakan dalam USA Today, Profesor Lisa Kaltenegger berasumsi bahwa Bumi kita bisa diamati dari sistem bintang dan eksoplanet yang jauh di sana.

Ilmuwan sekaligus direktur Institut Carl Sagan di Universitas Cornell tersebut juga sepakat dengan pendapat para astronom sebelumnya yang menyatakan bahwa ada sekitar 1.715 sistem bintang yang bisa melihat Bumi sejak 5 ribu tahun yang lalu.

Well, jika sistem bintang yang sangat luas dan masif tersebut menampung kehidupan alien, maka seharusnya mereka sudah mengamati kita sejak zaman dulu.

5. Dengan kecerdasan dan teknologinya, alien bisa menjadi ancaman serius bagi manusia
5 Jawaban menurut Sains tentang Alien, Apakah Benar Ada?

Mayoritas pendapat mengenai alien adalah berkaitan dengan kecerdasan dan teknologi mereka yang luar biasa maju. Menurut National Geographic, di Galaksi Bimasakti ada sekitar 300 juta planet atau dunia yang habitatnya sangat mirip dengan Bumi. Jika satu saja dari mereka memiliki peradaban bangsa alien maju, itu bukan menjadi kabar baik bagi Bumi di masa yang akan datang.

Ulasan yang diberitakan dalam The Washington Post pada tahun 2021 juga menyarankan bahwa manusia sebaiknya tidak melakukan kontak dengan alien. Pasalnya, mereka memiliki teknologi yang jauh lebih unggul dari kita dan dapat dengan mudah menghancurkan kehidupan di Bumi.

Apakah pendapat dan gagasan macam ini bisa dianggap valid? Nyatanya, hingga detik ini, belum ada bukti apa pun mengenai keberadaan makhluk asing dan hubungannya dengan manusia. Awal bulan ini, para peneliti mengumumkan bahwa mereka telah menangkap pancaran energi yang sangat misterius di bagian radio dari spektrum elektromagnetik pada 980 megahertz, yang berasal dari bintang terdekat kita.

Proxima Centauri, yang hanya berjarak 4,2 tahun cahaya, menampung satu raksasa gas dan satu dunia berbatu yang 17% lebih besar dari Bumi yang kebetulan berada di zona layak huni bintangnya, yang berarti ada air cair di sana. Para peneliti bersemangat tetapi berhati-hati, menjelaskan bahwa mereka perlu mencari tahu apakah lebih banyak sumber duniawi, seperti komet, awan hidrogen, atau bahkan teknologi manusia, dapat meniru sinyal alien.