Berikut Kenyataan Sains dari Indra Ke 6 yang Dimiliki Hewan

Berikut Kenyataan Sains dari Indra Ke 6 yang Dimiliki Hewan

Berikut Kenyataan Sains dari Indra Ke 6 yang Dimiliki Hewan – Fauna, dari bahasa Latin, atau alam hewan artinya adalah khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu. Istilah yang sejenis untuk tumbuhan adalah flora/nabatah.Dalam dunia fauna, kita sering mendengar istilah “indra keenam” yang berhubungan dengan kemampuan atau kelebihan dari hewan-hewan tersebut yang tidak bisa dilakukan oleh manusia.

Indra keenam berperan sebagai indra untuk menangkap informasi tentang dunia sekitar yang tidak bisa diperoleh dengan indra biasa.Sebetulnya, dalam dunia hewan, apa yang dimaksud dengan indra keenam itu, ya? Apakah memang berkaitan dengan kemampuan super?

Nah, kali ini kita akan membahasnya Dikutip dari Live22 secara mendalam. Inilah beberapa fakta ilmiah tentang indra keenam yang dimiliki oleh hewan. Yuk, disimak!

1. Indra keenam yang dimiliki oleh hewan dapat diklasifikasikan sebagai naluri

Mungkin kita pernah mendengar atau bahkan melihat tingkah laku aneh dari hewan sebelum bencana alam terjadi. Misalnya, perpindahan burung secara masif dan tiba-tiba. Ada juga tingkah laku anjing dan kucing yang selalu cemas sebelum sesuatu terjadi. Nah, rupanya, sikap hewan-hewan tersebut merupakan naluri yang dibawa dalam peta pertumbuhan mereka.

Sebuah studi dan penelitian yang dicatat dalam Science Daily mencatat bahwa tingkatan naluri pada masing-masing jenis hewan sangat berbeda-beda. Hal ini berkaitan dengan jalur perkembangan yang terjadi dalam rentang waktu sangat lama. Itu sebabnya, hewan bisa merasakan sesuatu secara lebih intens dibandingkan manusia, termasuk melihat hal-hal yang tak dapat ditangkap mata manusia, misalnya sinar UV.

2. Semua organisme biologis memiliki naluri untuk bertahan hidup

Pada dasarnya, semua makhluk hidup biologis yang ada di dunia ini pasti memiliki naluri untuk bertahan hidup. Namun, meskipun begitu, pada akhirnya pilihan alam akan bekerja pada mereka yang sudah tidak sanggup lagi bertahan di alam. Beberapa kemampuan “super” yang dimiliki oleh organisme hidup merupakan bagian dari naluri dalam mempertahankan kehidupan mereka.

Itu sebabnya, dalam perkembangan dikenal istilah survival of the fittest, yaitu hanya mereka yang fit (adaptif) di alam yang bisa selamat dan melanjutkan komunitas. Sebuah jurnal sains yang diterbitkan dalam NCBI mengungkap bahwa naluri merupakan program bawaan yang ada dalam tiap genetik pada organisme hidup. Di awal evolusi makhluk hidup pada miliaran tahun lalu, naluri bertahan hidup sudah ada pada spesies mikroorganisme purba.

3. Indra keenam atau naluri bisa didapatkan dari pengalaman dan proses belajar

Laman sains Phys menulis bahwa ilmuwan dan ahli hewan juga berpendapat bahwa naluri bisa didapatkan dari proses belajar dan pengalaman dari masa ke masa. Tentu saja kemampuan hebat tersebut bisa diwariskan dari generasi ke generasi dalam sebuah komunitas. Nah, uniknya, ada hubungan antara proses belajar tadi dengan informasi yang terdapat dalam rangkaian DNA makhluk hidup.

Pengalaman intens yang dialami oleh organisme, akan tersimpan dalam memori dan diajarkan berkala secara turun-temurun. Ini membuktikan bahwa sebetulnya hewan bisa dan selalu belajar akan pengalaman mereka, meskipun dalam tingkatan yang sangat sederhana. Kumpulan zebra di zaman modern, misalnya, sudah bisa merasakan kehadiran predator dengan lebih peka dibandingkan nenek moyangnya.

4. Naluri pada hewan bisa melahirkan empati

Jangan salah, empati bukan hanya dimiliki oleh manusia saja. Faktanya, menurut studi dan penelitian, hewan pun juga memiliki empati. Perasaan inilah yang membuat hewan sosial sanggup menanggung hidup secara bersama-sama, dalam suka atau duka. Jurnal sains yang ditulis oleh The University of Western Australia mengungkap bahwa secara tegas hewan memiliki empati dan perasaan yang kompleks.

Hewan seperti gajah, anjing, kucing, burung, lumba-lumba, simpanse, dan bahkan serigala memiliki perasaan kompleks ini. Itu sebabnya, kawanan gajah akan saling melindungi satu sama lain. Begitu juga dengan kawanan serigala. Menurut ilmuwan bernama Dr. James C. Harris dari Universitas Johns Hopkins, empati pada hewan timbul sebagai bentuk atau mekanisme evolusioner untuk menjaga kohesi (hubungan tarik-menarik) sosial.

5. Jadi, apakah indra keenam bisa membuat banyak hewan memiliki kemampuan super?

Ada banyak jenis spesies hewan yang dianggap memiliki kemampuan super. Kemampuan tersebut memang sangat unik dan tidak bisa dilakukan oleh manusia. Faktanya, masing-masing dari jenis hewan yang ada di alam pasti memiliki kemampuan tersebut sesuai dengan jenis dan ekosistemnya. Homo sapiens atau manusia juga punya kemampuan super, yakni kecerdasan yang jauh melebihi spesies apa pun di muka Bumi ini.

Gak hanya manusia, fakta sains mengungkap mengenai indra keenam yang ada dalam dunia fauna atau hewan. Rupanya, naluri telah berevolusi menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan biologis, ya!