Cara Pengobatan Rumahan untuk Kaki Bengkak saat Hamil

Cara Pengobatan Rumahan untuk Kaki Bengkak saat Hamil

Cara Pengobatan Rumahan untuk Kaki Bengkak saat HamilObat adalah zat apa pun yang menyebabkan perubahan fisiologi atau psikologi organisme saat dikonsumsi. Obat-obatan biasanya dibedakan dari makanan dan zat yang menyediakan nutrisi.

Saat hamil, tubuh mama mengalami perubahan yang begitu cepat. Terkadang perubahan yang terjadi menimbulkan rasa tidak nyaman. Salah satu ketidaknyamanan yang biasanya muncul saat kehamilan adalah kaki bengkak.

Ada banyak penyebab mengapa kaki mama membengkak saat hamil, mulai dari perubahan hormon, peningkatan volume darah dan cairan dalam tubuh, kelelahan, hingga dehidrasi.

Sementara sebagian besar kaki bengkak tidak terasa sakit, tetapi rasanya tidak nyaman dan menyulitkan untuk beraktivitas. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara dari Club388 Indonesia yang bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi bengkak pada kaki selama kehamilan, tanpa perlu minum obat-obatan.

Yuk simak informasi mengenai pengobatan rumahan untuk kaki bengkak saat hamil, di bawah ini.

1. Mengurangi asupan natrium
1. Mengurangi asupan natrium

Salah satu cara mengurangi pembengkakan selama kehamilan adalah dengan membatasi asupan natrium atau garam. Garam membuat tubuh menahan lebih banyak air.

Hindari makanan kalengan atau olahan karena kedua jenis pengolahan makanan ini sangat tinggi natrium. Ganti garam dengan rempah-rempah aromatik, seperti bawang, oregano, rosemary, atau thyme untuk menambah rasa ke dalam makanan tanpa perlu tambahan garam.

2. Tingkatkan asupan potasium
2. Tingkatkan asupan potasium

Kurangnya potasium selama kehamilan dapat menjadi penyebab pembengkakan kaki yang semakin memburuk. Tubuh membutuhkan kalium untuk menyeimbangkan jumlah cairan yang dapat ditampungnya.

Vitamin prenatal seharusnya mengandung beberapa kalium ekstra untuk ibu hamil. Tetapi tak kalah penting untuk mengonsumsi sumber kalium dari makanan sehari-hari. Beberapa makanan yang secara alami kaya akan kalium antara lain:

  • Kentang dengan kulitnya
  • Ubi jalar dengan kulitnya
  • Pisang
  • Bayam
  • Kacang-kacangan
  • Buah delima
  • Jeruk
  • Wortel
  • Markisa
  • Ikan salmon
  • Buah bit
3. Kurangi asupan kafein
3. Kurangi asupan kafein

Meskipun konsumsi kafein sesekali diperbolehkan selama masa kehamilan, tetapi dosisnya harus benar-benar dijaga. Minum terlalu banyak kafein selama masa kehamilan dapat berdampak pada bayi dan memperburuk pembengkakan.

Kafein bersifat diuretik, yang menyebabkan buang air kecil lebih banyak, kemudian tubuh mama berpikir untuk perlu menahan cairan yang akan dikeluarkan.

4. Minum lebih banyak air
4. Minum lebih banyak air

Meski terdengar aneh, minum lebih banyak air untuk mengurangi pembengkakan ternyata adalah cara yang efektif. Jika tubuh mama mengira Mama dehidrasi, maka secara otomatis menahan lebih banyak cairan untuk mencoba mengimbanginya.

Jadi, cobalah minum setidaknya 10 gelas air putih setiap hari untuk menjaga kesehatan ginjal, membuang racun-racun, dan tubuh senantiasa terhidrasi.

5. Mengistirahatkan kaki
5. Mengistirahatkan kaki

Meskipun Mama memiliki sejuta hal yang ingin diselesaikan sebelum melahirkan, cobalah untuk ambil waktu sejenak untuk duduk dan mengangkat kaki jika memungkinan. Duduk sepanjang waktu tidak baik untuk sirkulasi darah mama. Begitu pula dengan berdiri sepanjang hari akan berdampak berat badan tubuh.

Duduk dengan kaki terangkat sejenak, terutama di malam hari, dapat membantu mengurangi cairan yang terkumpul di kaki setelah seharian beraktivitas.

6. Kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman
6. Kenakan pakaian sepatu nyaman

Kehamilan membuat tubuh mama semakin berat dan membesar. Ini adalah hal yang patut disyukuri kok, Ma, karena perubahan tubuh ini sangat berarti untuk kehidupan yang sedang Mama kandung. Tetapi perubahan ini harus disesuaikan dengan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Kenakan sepatu yang ukurannya pas, dengan sol yang empuk dan tidak terlalu tinggi. Jika Mama punya anggaran lebih, sepatu ortotik bisa dicoba. Dengan sepatu yang tepat, Mama dapat mengurangi risiko masalah pinggul dan punggung seiring dengan peningkatan berat badan.

Pakaian yang longgar dan tidak memiliki banyak karet elastis juga dapat menjadi pilihan selama kehamilan untuk memberikan rasa lega yang nyaman.

Selain cara-cara di atas, Mama dapat mengurangi risiko kaki bengkak saat hamil dengan melakukan olahraga ringan secara teratur dan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Apabila Mama mengalami pembengkakan yang tiba-tiba atau parah, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter karena ini mungkin pertanda sesuatu yang lebih serius.