Alasan Kenapa Ada yang Dilahirkan dengan Suara Merdu dan Tidak, Berikut Penjelasannya!

Dilahirkan dengan Suara Merdu dan Tidak

Dilahirkan dengan Suara Merdu dan Tidak – Kamu suka menyanyi, namun kamu dilahirkan dengan suara yang pas-pasan? Merasa iri dan cemburu dengan orang-orang yang memiliki suara merdu?

Baca juga : Sony Rilis PS4 Pro Edisi The Last of Us part 2, Jumlah Terbatas!

Well, you are not alone! Tidak semua orang beruntung dilahirkan dengan suara yang merdu, namun kamu tak perlu bersedih dengan kondisi tersebut.

Lantas, mengapa ada orang yang dilahirkan dengan suara merdu dan ada yang tidak? Bagaimana penjelasan ilmiah di balik fenomena tersebut? Ketahui jawabannya di sini!

Apa Penyebab Orang Bisa Bernyanyi dan Tidak?

Perbedaan utama yang menyebabkan daftar poker deposit 10000 seseorang bisa menyanyi dan tidak adalah masalah akurasi nada dan intonasi, ungkap laman Science ABC. Pitch (nada) dapat dipahami sebagai ketajaman suara, semakin tinggi nada, maka akan semakin tajam suara tersebut.

Untuk bisa menyanyi dengan baik, kamu harus menguasai beberapa hal berikut. Yakni kemampuan untuk menjaga waktu dan tempo dalam musik dan memiliki akurasi nada.

Meskipun tak terlahir dengan suara merdu, namun hal ini bisa dilatih. Itulah sebabnya, ada orang yang memiliki suara biasa saja, namun tetap enak didengar

Bagaimana Proses Pembentukan Suara?

Mari berbicara dari sisi ilmiah. Suara dihasilkan dari organ kecil di leher, dikenal sebagai kotak suara. Organ ini berisi lipatan vokal yang dikenal sebagai pita suara dan akan bergetar ketika kita menghasilkan suara, terang laman How It Works.

Jumlah udara yang dipaksa keluar dari paru-paru akan mengendalikan volume, sehingga napas yang lebih besar akan menghasilkan suara yang lebih keras. Sementara, nada ditentukan oleh seberapa cepat pita suara bergetar. Getaran yang lebih lambat akan menghasilkan nada yang lebih rendah, begitu pula sebaliknya.

Berapa Banyak Rasio Orang Bisa Bernyanyi?

Lantas, berapa banyak orang yang bisa bernyanyi dan memiliki kemampuan vokal yang bagus, dibanding dengan yang tidak? Laman NBC News menyebut penelitian ini membandingkan kelompok orang dengan atau tanpa pelatihan musik. Studi ini menguji keakuratan peserta dalam mencocokkan suara mereka dengan berbagai nada.

Hasilnya, ditemukan bahwa 40-62 persen orang tanpa pelatihan musik adalah penyanyi yang buruk. Dari hasil itu, 20 persen orang tak dapat bernyanyi dengan akurat, karena mereka tidak memiliki kendali yang baik terhadap otot-otot vokal.

35 persen kesulitan mencocokkan nada suara mereka dengan suara yang sama yang terdengar di nada lain, seperti piano, terompet dan suara orang lain. 5 persen sisanya tidak memiliki kemampuan untuk mendengar perbedaan nada atau membedakan antara dua suara yang berbeda.

Pengaruh Juga Pada Faktor Genetik

Rupanya, faktor genetik menyumbang peran penting dalam mewariskan jenis suara. Itulah sebabnya, sering kita jumpai orang tua yang bersuara merdu akan menurunkannya pada anak-anaknya. Kualitas suara ditentukan oleh bentuk laring, leher, tenggorokan dan struktur wajah yang semuanya diwariskan secara genetik, jelas The University of Iowa.

Ada dua jenis sifat genetik, yaitu dominan dan resesif. Kemampuan bernyanyi yang baik adalah sifat resesif yang bisa diturunkan ke anak, bahkan jika sang orang tua sendiri tidak memiliki kemampuan bernyanyi sekalipun, ungkap laman Medical Daily.

Faktor Fisik

Laman Medical Daily menyebut ada tiga faktor yang menyebabkan seseorang tak bisa bernyanyi, yaitu faktor fisik, mental dan lingkungan. Mari kita bahas dari yang pertama terlebih dahulu. Kemampuan orang untuk bernyanyi dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran pita suara dan laring.

Bentuk tengkorak juga bertanggung jawab atas bentuk dan ukuran faring dan rongga hidung, yang merupakan resonator alami seseorang. Karena tenggorokan pada dasarnya adalah resonator instrumen. Maka, perbedaan bentuk dan ukurannya bisa memengaruhi suara yang dihasilkan.

Faktor Mental Juga Punya Perannya Sendiri!

Faktor lain adalah faktor mental yang menghambat seseorang mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam bernyanyi. Seseorang yang pemalu, gugup dan takut akan kesulitan untuk mengeluarkan suara terbaiknya. Oleh karena itu, dukungan positif harus selalu diberikan untuk mencegah hal ini, terang laman Medical Daily.

Panic attack saat hendak tampil bernyanyi pun dapat ditandai dengan beberapa gejala, misalnya mual, muntah, berkeringat hingga detak jantung dan napas yang memburu. Sangat disayangkan bila kita terlahir dengan kemampuan vokal yang bagus dan skill yang mumpuni apabila mental kita kurang terasah!

Sumber : idntimes.com