Ini Dia Efek Samping Menggunakan Obat Antidepresan

Ini Dia Efek Samping Menggunakan Obat Antidepresan

Ini Dia Efek Samping Menggunakan Obat Antidepresan – Antidepresan adalah sebuah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan depresi mayor, beberapa gangguan kecemasan, beberapa kondisi nyeri kronis, dan untuk membantu mengelola beberapa kecanduan. Stress dan depresi begitu mudah melanda dewasa ini. Ada banyak cara untuk meredakan dan mengatasinya.

Dimulai dari berlibur ke alam sampai treatment ke dokter. Kalau kamu salah satu yang sedang berjuang melawan depresi kamu harus membekali dirimu dengan pengetahuan tentang depresi agar kamu lebih mengenali apa yang sedang kamu hadapi.

Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Depresi biasanya ditangani dengan terapi disertai obat-obatan yang dapat membantu. Tapi obat antidepressant ternyata memiliki efek samping yang bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi secara terus-menerus. Dilansir dari Live22 Ini 5 bahaya mengkonsumsi antidepressant

1. Berat badan naik

Depresi sendiri biasanya menyebabkan orang kehilangan nafsu makannya. Oleh karena itu salah satu efek samping yang paling mungkin terjadi dari penggunaan antidepressant adalah berat badan yang naik. Beberapa antidepressant menyebabkan kenaikan sampai 5 kg setelah penggunaan selama 6 bulan. Kalau kamu konsultasi ke dokter dan dokter memberikan kamu antidepressant, kamu bisa mencegah kenaikan berat badan dengan cara diet sehat dan olahraga yang rutin.

2. Ganguan pencernaan

Hal yang terjadi pada saat pemakaian pertama dari antidepressant adalah gangguan pencernaan seperti diare, mual dan muntah-muntah. SSRI atau Selective Serotin Reuptake Inhibitors adalah resep yang paling sering digunakan pada antidepressant. SSRI juga dapat menyebabkan sakit perut, diare dan sembelit. Tapi efek samping ini memang hanya semnetara, tidak berlaku secara terus-menerus.

3. Gangguan tidur

Beberapa antidepressant juga mempengaruhi kebiasaan tidur kamu. Beberapa pengguna antidepressant mengeluh tentang insomnia yang dideritanya, beberapa malah mengantuk di siang hari. Selian itu ada juga yang mengalami mimpi buruk dan tidur sambil berjalan. Beberapa kasus, hal ini tidak hilang untuk beberapa minggu.

4. Mulut kering dan pandangan kabur

Kandungan dari antidepressant yang berfungsi untuk mengurangi produksi air mata ternyata berpengaruh juga dalam membuat kabur pandangan mata kamu. Selain itu hal ini juga menyebabkan dehidrasi dan gejala seperti mulut kering dan sembelit.

5. Kecenderungan untuk bunuh diri

Kecenderungan untuk bunuh diri dan menyakiti diri sendiri adalah efek berbahaya lain yang diberikan oleh antidepressant kepada penggunanya. Agresif dan mood swing yang ekstrim biasa dialami oleh pengguna antidepressant yang berumur di bawah 25 tahun. Inilah mengapa harus tetap melakukan terapi dan konsultasi yang rutin.

Kalau kamu mengalami depresi sebaiknya kamu datang ke orang yang lebih ahli dalam menangani apa yang kamu alami. Jangan memendamnya sendiri. Berbicara kepada orang lain dapat membantu mengurangi beban yang kamu pikul. Tentunya kamu harus mencari orang yang tetap untuk diajak berbicara tentang masalahmu.

Berdoa pun bisa menjadi salah satu treatment yang melegakan beban yang kamu tanggung. Untuk kamu yang menggunakan antidepressant tanpa resep dokter sebaiknya kamu usahakan untuk berhenti karena efek samping yang ditimbulkan bisa membahayakan untuk tubuh kamu.