Inilah Para Manusia Purba yang Dulu Pernah Ada di Bumi Juga

Inilah Para Manusia Purba yang Dulu Pernah Ada di Bumi Juga

Inilah Para Manusia Purba yang Dulu Pernah Ada di Bumi Juga – Sejumlah keberagaman dari Homo dikelompokkan menjadi kategori yang lebih luas yaitu Manusia Purba, berlawanan dengan manusia modern (Homo sapiens), pada periode dimulai dari 500.000 tahun lalu. Kategori-kategori tersebut biasanya mengikutkan Homo heidelbergensisHomo rhodesiensisHomo neanderthalensis, dan mungkin juga termasuk Homo antecessor.

Manusia modern diteorikan berkembang dari manusia purba, yang berkembang dari Homo erectus. Jenis dari manusia purba dikelompokan di bawah nama binomial “Homo sapiens” karena ukuran otaknya sangat mirip dengan manusia modern. Manusia purba memiliki ukuran otak 1200 sampai 1400 sentimeter kubik, yang melebihi rentang pada manusia modern. Manusia purba dibedakan dari manusia modern anatomis dari tengkoraknya yang tebal, tonjolan bubung alis dan tidak menonjolnya dagu.

Kita yang hidup pada zaman modern ini adalah keturunan langsung dari Homo Sapiens, spesies manusia yang berhasil bertahan hidup hingga sekarang. Faktanya ada manusia-manusia lain yang sebenarnya hidup bersama kita, atau lebih tepatnya “pernah” hidup bersama kita. Berikut ini adalah IDNPlay manusia subspesies lain yang pernah hidup di dunia ini.

1. Homo neanderthal
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Neanderthal diperkirakan muncul di bumi ini 200 ribu tahun yang lalu ketika zaman Pleistosen (berlangsung 2,6 juta tahun sampai 11.700 tahun yang lalu). Nama Neanderthal sendiri diambil dari lokasi ditemukannya fosil mereka, yaitu Lembah Neander yang terletak di Jerman.

Homo neanderthal dianggap sebagai arketipe manusia gua. Penemuan-penemuan tentang manusia satu ini menunjukkan saudara kita tersebut hidup sebelum dan selama zaman es yang mana itu adalah kondisi lingkungan yang paling parah untuk dihidupi manusia. Kemampuan mereka bertahan hidup menunjukkan bagaimana hebatnya kemampuan manusia untuk bertahan hidup.

2. Denisova hominins
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Ditemukan di Siberia, penyebaran Denisova hominins diperkirakan mencapai Indonesia dan daerah-daerah sekitar Asia Tenggara. Penelitian lebih lanjut terkait genom menunjukkan Denisovan masih berhubungan dengan Neanderthal dan besar kemungkinan DNA-nya ada di manusia zaman sekarang. Diperkirakan DNA itu ada di orang-orang Melanesia dan Aborigin Australia, namun itu pun hanya enam persen saja.

Dilansir Bradshaw Foundation, analisis mtDNA terhadap manusia Denisovan menunjukkan pada awalnya mereka dari Afrika, namun bermigrasi ke berbagai daerah. Temuan terakhir terkait fosil Denisovan adalah rahang raksasa. Akan tetapi fosil tersebut tidak mengindikasikan peneliti paham sepenuhnya akan bentuk tubuh manusia satu ini.

3. Homo erectus
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Peneliti yakin bahwa ini adalah manusia pertama di Afrika. Subspesies yang terkadang dikenal juga sebagai Homo ergaster ini diketahui juga sebagai manusia paling tua yang punya bentukan seperti manusia modern: kaki yang relatif memanjang dan lengan yang lebih pendek ketimbang tinggi tubuh.

Berdasarkan artikel dari Smithsonian National Museum of Natural History, fosil Homo erectus pertama kali ditemukan di Indonesia pada 1891 oleh Eugène Dubois. Kala itu Dubois memberikannya nama Pithecanthropus erectus atau manusia kera yang tegak. Menariknya, walau dikatakan sebagai manusia Afrika, fosil manusia ini belum ditemukan di benua tersebut.

4. Homo rhodesiensis
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Subspesies manusia satu ini merupakan di Zambia, Afrika pada 1921. Oleh karena itu, tidak mengagetkan peneliti juga menganggap Homo rhodesiensis sebagai manusia Afrika. Bentukan fosil Homo rhodesiensis dikatakan sebagai yang terbaik ketimbang fosil manusia purba lainnya karena kondisinya terjaga.

Bersumber dari situs Natural Histroy Museum, manusia yang dikenal juga dengan nama ilmiah Homo heidelbergensis ini diperkirakan sudah muncul sejak 600 ribu tahun yang lalu. Hanya saja peneliti tidak bisa menentukan kepastian waktunya mengingat situs penggalian fosilnya sendiri pun sudah rusak.

5. Homo naledi
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Juga ditemukan di Afrika, tepatnya di Afrika Selatan, fosil Homo naledi bisa terbilang sebagai penemui subspesies manusia yang baru muncul pada dekade ini. itu dikarenakan fosilnya sendiri baru diketemukan pada Oktober 2013 lalu. Setidaknya dari November 2013 sampai Maret 2014, ada 15 manusia Homo naledi yang berhasil digali dari situs Gua Rising Star.

Info dari Smithsonian National Museum of Natural History menunjukkan peneliti masih belum memahami apa-apa tentang manusia satu ini. Tidak adanya temuan fosil hewan serta alat di sekitar situs membuat ekologi dan gambaran kehidupan manusia purba ini masih tidak jelas. Hanya saja, ada sisi unik dari manusia satu ini yaitu bentukan giginya yang tidak serupa dengan spesies Homo lainnya yang hidup di waktu serupa.

6. Homo luzonensis
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Selain Homo naledi, manusia purba yang juga baru ditemukan pada dekade ini yaitu Homo luzonensis. Manusia ini ditemukan di Filipina pada 2019 kemarin dan diperkirakan hidup di pulau Luzon pada 50 ribu hingga 67 ribu tahun yang lalu.

Homo luzonensis punya ciri khas bertubuh kecil dan diperkirakan punya teknologi yang sudah maju.

National Geographic menyebut fosil manusia ini punya bentukan yang tidak dikira, menunjukkan gabungan perawatan kuno dan yang lebih maju. Satu bagian kakinya bahkan punya bentuk seperti australopithecines yang hidup di Afrika pada tiga juta tahun yang lalu.

7. Homo floresiensis
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi KitaHomo 

Manusia ini punya julukan kurcaci dikarenakan ukuran tubuhnya yang kecil. Fosilnya ditemukan di pulau Flores dan diperkirakan mereka hidup 190 ribu sampai 50 ribu tahun yang lalu.

Para peneliti memperkirakan karena ukuran tubuhnya yang kecil, Homo floresiensis pun hanya berburu makhluk hidup yang tergolong kecil dan kemungkinan termasuk kadal Komodo. Tubuhnya yang kecil diperkirakan merupakan hasil adaptasi hidup di pulau terpencil dengan kondisi makanan yang terbatas dan tak terlalu banyaknya predator.

Beberapa peneliti mencoba beranggapan tubuh mereka yang kecil bukanlah hasil adaptasi lingkungan, melainkan sedari dulu, bahkan sebelum mereka beranjak ke Flores.

8. Penghuni gua Red Deer
8 Manusia Purba yang Dulu Pernah Tinggal di Bumi Mendampingi Kita

Sampai sekarang tidak ada nama ilmiah untuk satu manusia purba ini. Para peneliti melihat keberadaan penghuni gua Red Deer merupakan sesuatu yang misterius. Bentuk tubuhnya berbeda dengan manusia purba pada umumnya dan di situs National Geographic sendiri, dikatakan manusia-manusia ini merupakan spesies baru.

Manusia modern anatomis muncul sekitar 200.000 tahun lalu dan setelah 70.000 tahun lalu (lihat teori bencana Toba) secara gradual meminggirkan jenis “purba”. Jenis “non-modern” dari Homo dipastikan bertahan sampai 30.000 tahun lalu, dan mungkin sampai 10.000 tahun lalu.