Inilah Penyebab Kamu Selalu Terjebak di Lingkungan Beracun

Inilah Penyebab Kamu Selalu Terjebak di Lingkungan Beracun

Inilah Penyebab Kamu Selalu Terjebak di Lingkungan Beracun – Lingkungan kerja yang toxic atau beracun. Lingkungan seperti ini di mana pekerjaan, atmosfer, orang-orangnya, atau kombinasi semuanya membuat kita amat kecewa dan tertekan. Kamu selalu berusaha baik pada orang lain, tapi mereka malah memanfaatkan. 

Awas, perasaan kecewa atau tertekan ini bisa menyebabkan gangguan parah dalam setiap aspek kehidupan, lho. Selama berteman, kamu selalu mendukung mereka, tapi ketika kamu jatuh, tak ada satu pun yang ada di sisimu untuk sekadar menguatkan.

Jika dipikir-pikir, hal ini bukan sekali dua kali, kamu dikelilingi orang yang toksik. Nah, Dikutip dari download aplikasi poker idn keadaan demikian, bisa jadi disebabkan alasan-alasan berikut ini. Apa saja?

1. Selama ini kamu sudah terlalu baik
5 Sebab Kamu Terus Terjebak di Lingkungan Toksik, Terlalu Baik!

Sebagai makhluk sosial, kita memang punya kewajiban untuk saling menolong. Namun, yang mesti disadari, kamu gak bisa menolong semua orang.

Selalu bersedia menolong siapa saja dan kapan saja, malah bisa membuatmu jadi tidak dihargai. Kamu perlu menerapkan batasan dan mampu bersikap tegas. Jika memang hal itu bisa dilakukan sendiri oleh mereka, gak perlu sungkan untuk menolak. Ketegasan ini, yang akan membuat mereka segan untuk memperlakukanmu dengan semena-mena.

2. Kamu terlalu memperhatikan opini orang lain
5 Sebab Kamu Terus Terjebak di Lingkungan Toksik, Terlalu Baik!

Salah satu tipe orang toksik adalah egois. Yang dipikirkan hanyalah kepentingannya sendiri. Gak peduli jika sikapnya itu akan menyusahkan orang lain.

Selama ini, kamu selalu memperhatikan opini orang lain. Sehingga membuatmu jadi sasaran empuk mereka yang egois. Karena gak mau dibilang ‘sombong’, ‘jahat’, ‘sama teman sendiri pelit’, akhirnya kamu mengiyakan semua permintaan mereka. Kamu yang capek sendiri jadinya!

Selama kamu memedulikan opini orang, akan selalu dijadikan senjata teman yang toksik. Mereka akan terus membuatmu merasa bersalah jika menolak kemauan mereka.

3. Kamu punya prestasi
5 Sebab Kamu Terus Terjebak di Lingkungan Toksik, Terlalu Baik!

Meski judulnya teman, tapi gak semua teman bisa berbahagia saat kamu senang. Justru ketika kamu banyak prestasi, ada saja teman yang iri dan menginginkan hal yang sama.

Jika ini yang membuat mereka bersikap toksik, maka abaikan saja. Gak usah pedulikan orang-orang yang punya penyakit dalam hatinya. Bila kamu ingin membalas perlakuan jahat mereka, cukup dengan fokus pada pencapaianmu. Karena semakin kamu berprestasi, semakin menderitalah mereka.

4. Kamu butuh validasi orang lain untuk merasa berharga
5 Sebab Kamu Terus Terjebak di Lingkungan Toksik, Terlalu Baik!

Kamu gak bisa berharap dihargai orang lain, bila kamu gak bisa menghargai dirimu sendiri. Tanpa adanya pengakuan dari orang, kamu itu sudah unik dan limited, lho!

Sikapmu yang selalu ikut-ikutan dan mengekor, membuat mereka jadi senang memanfaatkan. Bagi mereka, kamu bukanlah teman yang setara. Gak heran, kamu sering diremehkan dan cuma didekati kalau mereka ada maunya saja.

5. Kamu mewajarkan perlakuan yang toksik
5 Sebab Kamu Terus Terjebak di Lingkungan Toksik, Terlalu Baik!

Penyebab lain kenapa kamu terus-menerus terjebak di lingkungan yang toksik, karena dirimu sendiri yang mewajarkan perlakuan mereka. Memang, kamu sering sakit hati. Tapi saat ingin marah dan speak up, ada bagian dirimu yang menahan, merasa bahwa sikap menyakitkan mereka itu sepertinya gak begitu penting untuk dipermasalahkan.

Kepasrahan dirimu inilah yang membuat mereka jadi semakin ngelunjak. Bukannya sadar, malah terus-menerus menyakitimu. Habis, kamu enak sih, dijadikan sasaran.

Untuk berhenti dari lingkaran toksik, kamu perlu memahami bahwa dirimu itu berharga, lho. Gak ada yang berhak untuk menyakitimu, meskipun itu adalah teman dekatmu sendiri.

Jika memang kamu rasakan mereka sudah tak lagi membuatmu nyaman dan bawa pengaruh baik, maka lepaskan saja mereka. Ketika kamu sudah mampu bersikap tegas dan lebih bisa menghargai diri, maka kamu pun akan menemukan teman yang sekufu. Yang bisa menerima dan menghargaimu.