Kumpulan Teknologi Ini Ternyata Peninggalan dari MotoRacing

Kumpulan Teknologi Ini Ternyata Peninggalan dari MotoRacing

Kumpulan Teknologi Ini Ternyata Peninggalan dari MotoRacing – Grand Prix Sepeda Motor (atau juga GP Motor) adalah seri kejuaraan balap motor kelas utama yang diselenggarakan di sirkuit jalanan yang disetujui dan diatur oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Sepeda motor Grand Prix dirancang khusus untuk balapan, tidak dijual ke masyarakat umum dan, secara hukum, dilarang dikendarai di jalan umum. Dikutip dari Live22 Namun ternyata ada beberapa teknologi MotoGP yang telah diwariskan ke motor-motor pabrikan. Nah, berikut beberapa teknologi tersebut.

1. Brake cooling duct

Dilansir dari beragam sumber, teknologi brake cooling duct pertama kali digunakan pada pembuatan Ducati. Teknologi ini bermanfaat untuk menyalurkan udara dari arah depan agar kaliper rem tidak terlalu panas. Manfaat lain dari brake cooling duct adalah menjaga suhu mesin tetap normal karena mesin selalu mendapat udara segar.

Salah satu produk Yamaha yang menggunakannya adalah Yamaha YZF-R25. Motor dengan kecepatan 250 cc ini menggunakan air rum duct yang posisinya berada di tengah-tengah lampu depan. Fungsinya sama yaitu untuk menangkap angin.

2. Swing Arm

Swing arm adalah frame yang tertuju dengan bagian roda belakang serta rangka utama motor. Swing arm penting untuk menjaga kestabilan motor agar tidak terguncang di trak yang tidak rata. Teknologi ini membuat penghentian roda belakang tidak terlalu berat. Dengan kata lain, swing arm membuat keseimbangan motor lebih terjaga.

Yamaha New Vixion adalah salah satu produk yang menggunakan swing arm. Fungsi lain dari perangkat ini adalah menjaga agar rantai tetap tegang ketika tuas kopling ditekan.

3. Traction Control System

Traction control system digunakan oleh banyak motor MotoGP untuk mencegah guncangan atau selip ketika menikung. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi risiko ban belakang selip saat memaksimalkan akselerasinya. Alhasil, kondisi jalan berbelok yang licin sekalipun tidak akan membuat motor yang kita tunggangi jatuh.

Yamaha XMax, Honda PCX 160 dan Yamaha NMax adalah salah satu produk yang menggunakan traction control system.

4. Blue Core

Teknologi blue core semakin terkenal ketika digunakan oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pada motor YZR-M1. Blue core dianggap mampu mengoptimalkan tenaga motor yang ditunggangi sekaligus tetap hemat bahan bakar. Tidak kalah ketinggalan adalah ramah lingkungan.

Produk teranyar yang yang menggunakan blue core adalah Mio M3 125, NMax, dan All New Soul GT.

5. Brake Lever Protector

Grand Prix Commission di Valencia pada 2011 menjadi kali pertama semua motor menggunakan brake lever protector. Keputusan tersebut tidak lepas dari insiden di GP Catalunya 2006 yang menimpa Pedrosa, Melandri, hingga Capirossi. Perangkat tambahan ini berguna untuk menambah keamanan pengendara dari senggolan.

Untuk perangkat ini, tidak semua produk terbaru menjadikan brake lever protector sebagai perangkat bawaan. Tapi perangkat ini dijual terpisah dengan harga yang terjangkau.