Manfaat dari Menanam Pohon untuk Lingkungan Sekitar

Manfaat dari Menanam Pohon untuk Lingkungan Sekitar

Manfaat dari Menanam Pohon untuk Lingkungan Sekitar – Penanaman pohon adalah proses penanaman bibit pohon, umumnya untuk kehutanan, reklamasi lahan, atau tujuan lansekap. Menanam pohon bukanlah aktivitas untuk mengisi waktu luang semata. Menanam pohon berguna untuk melestarikan lingkungan.

Ini berbeda dari transplantasi pohon yang lebih besar dalam budidaya, dan dari biaya yang lebih rendah tetapi distribusi benih pohon lebih lambat dan kurang dapat diandalkan. Selain itu, banyak juga dampak baik yang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan jika pohon-pohon terus ditanam dan tubuh dengan lebat.

Maka dari itu, tak heran jika terkadang banyak gerakan penanaman pohon yang dilakukan oleh komunitas dan pemerintah. Untuk lebih jelas dan lengkap, coba simak rangkuman tentang manfaat pohon untuk lingkungan berikut ini yuk!

1. Menciptakan udara sehat dan segar
1. Menciptakan udara sehat segar

Seperti yang kita ketahui, pohon melakukan proses fotosintesis yang menghasilkan berbagai macam zat, salah satunya oksigen.

Maka dari itu, dengan adanya pohon, Manusia dapat menghirup oksigen yang bersih dan pastinya membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Untuk itu, semakin banyak menanam pohon, maka semakin banyak pula yang bekerja untuk mengolah karbondioksida menjadi oksigen yang sehat untuk dihirup.

2. Mencegah polusi udara
2. Mencegah polusi udara

Polusi udara adalah pencemaran atau pengotoran lingkungan udara akibat limbah yang dihasilkan manusia.

Salah satu penyebab timbulnya pencemaran udara adalah asap knalpot dari kendaraan bermotor yang berupa karbondioksida.

Dengan adanya pohon, maka karbon dioksida tersebut akan diserap olehnya kemudian diproses menjadi oksigen. Dengan begitu udara berupa oksigen akan lebih bersih dan lebih menyehatkan untuk dihirup oleh manusia.

Namun, sebaliknya, jika di daerah jalan raya tak ada pohon, maka kita akan menghirup oksigen yang bercampur dengan karbon dioksida dari knalpot yang  bisa membahayakan proses pernapasan.

Untuk itu, penting sekali menanam pohon termasuk di sekitar jalan raya.

3. Mengurangi dampak pemanasan global
3. Mengurangi dampak pemanasan global

Pohon dapat menyerap emisi karbon yang merupakan penyebab pemanasan global. Jadi, jika kita menanam pohon maka kita ikut membantu mengurangi dampak pemanasan global sehingga dunia ini menjadi lebih asri.

4. Menjaga Keseimbangan alam
4. Menjaga Keseimbangan alam

Keseimbangan adalah keadaan seimbang. Artinya, antara pemanfaat pohon dengan pelestariannya harus seimbang. Kita boleh menggunakan pohon, namun tak lupa untuk menanam kembali pohon agar tidak habis.

Sebab, jika pohon habis, maka kita sebagai manusia pun akan merasakan sulitnya hidup. Sebab, beberapa perkakas manusia berasal dari kayu pohon. Alam pun menjadi tidak sehat bahkan bumi bisa menjadi rusak.

5. Menambah cadangan air 
5. Menambah cadangan air 

Pohon mampu menyerap air hujan dan menyimpannya di dalam tanah agar tak terlalu cepat menguap.

Nantinya, air tersebut akan dialirkan ke laut dan dapat dijadikan sebagai sumber air untuk kebutuhan manusia sehari-hari.

Diketahui, setiap minggunya pohon bisa membantu menghasilkan 200-450 galon air per hari.

6. Mencegah banjir 
6. Mencegah banjir 

Seperti yang kita ketahui, pohon dapat membantu penyerapan air ketika hujan. Jadi, dengan adanya pohon air hujan akan diserap oleh akar-akar pohon sehingga tak akan menggenang di rumah-rumah warga.

Untuk itu, kita bisa memulainya dengan menanam pohon di rumah. Selain itu, bisa juga melakukan gotong royong bersama warga untuk menanam pohon di bantaran sungai. Sebab, hal itu bisa membantu mengurangi ketinggian air banjir hingga 20 persen.

7. Mencegah tanah longsor 
7. Mencegah tanah longsor 

Tanah lapang tanpa ada pohon dapat mudah longsor ketika didera hujan deras dengan tekanan air yang begitu besar.

Untuk itu, perlu sekali kita menanam pohon, termasuk daerah perbukitan. Akar pohon tersebut mampu menyerap air hujan sekaligus membuat struktur tanah tetap stabil dan tak mudah untuk terjadi longsor.