Para Ilmuan yang Berpengaruh Dalam Kemajuan Ilmu Biologi

Para Ilmuan yang Berpengaruh Dalam Kemajuan Ilmu Biologi

Para Ilmuan yang Berpengaruh Dalam Kemajuan Ilmu Biologi – Seorang ahli biologi adalah seorang ilmuwan yang melakukan penelitian dalam biologi . Ahli biologi yang tertarik dalam mempelajari kehidupan di Bumi, apakah itu seorang individu sel, sebuah organisme multisel, atau komunitas dari berinteraksi populasi.

Mereka biasanya berspesialisasi dalam cabang tertentu (misalnya, biologi molekuler, zoologi, dan biologi evolusioner) biologi dan memiliki fokus penelitian tertentu (misalnya, mempelajari malaria atau kanker). Hayo, siapa yang menggemari mata pelajaran biologi semasa sekolah dulu?

Biologi terasa menyenangkan karena kita mempelajari kehidupan di bumi, dari tingkat terkecil seperti sel, organisme, hingga populasi. Cakupannya luas, dari tanaman, hewan, manusia, sampai ekosistem. Kemajuan ilmu biologi tidak terlepas dari jasa biologist yang sudah bekerja keras menyumbangkan pemikiran, waktu, dan tenaganya.

1. William Harvey
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Yang pertama adalah William Harvey, ilmuwan kelahiran Folkestone, Inggris. Ia dikenal sebagai dokter sekaligus ahli embriologi dan ahli fisiologi. William Harvey adalah ilmuwan pertama yang berani mempertanyakan kepercayaan tentang jantung dan peredarannya, dilansir American Heart Association.

Ia menunjukkan model sirkulasi darah yang benar, menjelaskan peran katup dan jantung, mekanisme pertukaran darah beroksigen, hingga proses tubuh memompa darah. Mengutip History-biography, pandangannya kontras dengan konsep ortodoks bahwa darah terus-menerus diproduksi di hati.

Di tahun 1628, William Harvey menerbitkan mahakaryanya yang berjudul De Moto Cordis atau Anatomical Studies on the Motion of the Heart and Blood in Animals sebagai judul dalam bahasa Inggris. Pengetahuannya bersumber dari pengamatannya terhadap hewan yang dibedah hidup-hidup (living dissections).

2. Jean-Baptiste Lamarck
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Bergeser ke Jean Baptiste Lamarck, seorang ahli biologi, naturalis, dan akademisi yang dulunya adalah tentara. Awalnya, di tahun 1778 ia menerbitkan Flore Française, buku untuk membantu mengidentifikasi spesies yang berbeda berdasarkan karakteristik yang kontras.

Berkat karyanya, ia memperoleh gelar “Botanist to the King” dari Comte de Buffon pada tahun 1781. Selain itu, Lamarck adalah orang pertama yang menggunakan istilah invertebrata, yang merujuk pada hewan tanpa tulang belakang, melansir ThoughtCo.

Pemikiran lain yang ia lontarkan ialah adaptasi terjadi pada spesies untuk membantu mereka bertahan hidup lebih baik di habitatnya. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa perubahan fisik ini diwariskan ke generasi selanjutnya. Ini menjadi pijakan Charles Darwin dalam mencetuskan teori seleksi alam (natural selection).

3. Charles Darwin
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Charles Darwin adalah naturalis Inggris yang populer berkat teori seleksi alam. Mengutip National Geographic, teori ini mengatakan bahwa individu dari suatu spesies lebih mungkin bertahan hidup di lingkungan mereka dan mewariskan sifat ke generasi berikutnya yang paling sesuai untuk lingkungan tertentu.

Kemudian, di tahun 1859, ia menerbitkan gagasannya tentang evolusi dan seleksi alam dalam On the Origin of Species, salah satu karyanya yang paling kontroversial. Dikatakan bahwa spesies berubah dari waktu ke waktu dan berhasil meyakinkan banyak orang, walau tidak sedikit pula yang kontra.

Dalam bukunya yang berjudul The Descent of Man yang diterbitkan di tahun 1871, ia mengungkapkan bahwa manusia dan kera memiliki nenek moyang yang sama. Ia tidak mengatakan manusia berevolusi secara langsung dari kera, melainkan menegaskan bahwa kehidupan yang sederhana berevolusi menjadi lebih kompleks melalui berbagai mutasi genetik.

4. Gregor Mendel
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Gregor Mendel, biarawan Austria dijuluki sebagai bapak genetik (father of genetics). Berawal dari ketidakyakinannya mengenai bagaimana sifat diturunkan dari generasi ke generasi, ia menguji sendiri prinsip-prinsip hereditas dengan kacang polong (Pisum sativum L) antara tahun 1856-1863.

Mengapa ia memilih kacang polong? Ini karena tanaman dan bijinya muncul dalam dua bentuk yang mudah dikenali. Misalnya, bentuk biji yang bulat atau keriput dan tanaman yang tinggi atau pendek, dilansir John Innes Centre.

Ia mempelajari bagaimana sifat diturunkan melalui kacang polong selama bertahun-tahun. Dalam studinya, Mendel menemukan pola pewarisan yang sangat mirip serta memakai rumus matematika untuk menjelaskan frekuensi kemunculan setiap sifat. Hasil penelitiannya diterbitkan dalam Proceedings of the Brunn Society for the Study of Natural Sciences di tahun 1866.

5. Rosalind Franklin
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Apa kontribusi Rosalind Franklin? Ilmuwan Inggris ini menemukan struktur molekul asam deoksiribonukleat (DNA), konstituen kromosom yang fungsinya untuk mengkodekan informasi genetik, dikutip Britannica.

Pada Mei 1952, Franklin mengambil gambar yang disebut “Photograph 51” dan menangkap pola difraksi sinar-x DNA. Data ini sampai ke James Watson dan Francis Crick, yang juga mempelajari DNA di waktu yang bersamaan.

Melansir New Scientist, data ini memberi mereka informasi untuk menentukan struktur heliks ganda DNA dan segera mempublikasikan makalah dalam jurnal Nature. Sayangnya, mereka tidak meminta izin ke Franklin untuk menginterpretasikan datanya, sehingga aksinya disebut tidak etis.

6. Alfred Russel Wallace
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Di buku sekolah, terdapat istilah garis Wallace, yaitu garis batas fauna yang membentang dari Samudera Hindia ke Laut Filipina. Garis batas ini membagi kelompok hewan Asia dan Australia.

Mengutip National Geographic, Wallace menghabiskan 8 tahun untuk mempelajari dan mengumpulkan spesimen biologi di Asia Tenggara. Dalam kurun waktu tersebut, ia telah mengumpulkan lebih dari 125.000 spesimen.

Studinya tentang distribusi geografis hewan mendukung teori evolusinya. Wallace mulai memahami bagaimana spesies berevolusi. Perubahan terjadi karena individu yang paling kuat bertahan, lalu mewariskan karakteristik menguntungkan pada keturunannya, dilansir Natural History Museum.

7. Gertrude B. Elion
7 Ahli Biologi Terpopuler dan Kontribusinya untuk Dunia

Dan yang terakhir adalah ahli biokimia dan farmakologi AS, Gertrude. B. Elion. Biokimia sendiri merupakan studi tentang proses kimia yang berkaitan dengan organisme hidup. Ia terkenal berkat penemuan obat untuk leukemia dan herbal untuk mencegah penolakan transplantasi ginjal, dikutip Biology Discussion.

Pada saat itu, obat kemoterapi terlalu beracun dan menyebabkan muntah parah. Lalu, ia menguji lebih dari 100 senyawa purin dan akhirnya menemukan 6-mercaptopurine (6-MP). Jika 6-MP atau thioguanine digabung dengan obat lain, membuat leukemia lebih efektif diobati.

Berkat penemuannya, Elion memenangkan Hadiah Nobel untuk kedokteran di tahun 1988. Melansir Biography, secara keseluruhan, Elion dianugerahi dengan 23 gelar kehormatan dan mengembangkan 45 paten di bidang kedokteran.

Ahli biologi yang terlibat dalam penelitian dasar memiliki tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang alam.  Mereka melakukan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah, yaitu metode empiris untuk menguji  hipotesis Penemuan mereka mungkin memiliki aplikasi untuk beberapa tujuan tertentu seperti dalam bioteknologi, yang memiliki tujuan untuk mengembangkan produk yang berguna secara medis bagi manusia.

Di zaman modern, sebagian besar ahli biologi memiliki satu atau lebih gelar akademik seperti gelar sarjana ditambah gelar lanjutan seperti gelar master  atau doktorSeperti ilmuwan lain, ahli biologi dapat ditemukan bekerja di berbagai sektor ekonomi seperti di akademisiorganisasi nirlabaindustri swasta, atau pemerintah.