Satelit Nusantara Dua Gagal

Gagal – Satelit Nusanatara Dua pada hari ini, Kamis(9/4), telah meluncur dari Xichang Satelit Launch Center(XLSC) di Xichang, China, pada pukul 19.46 waktu setempat.

Setalh proses lift off berjalan dengan baik, terjadi anomali saat pelepasan roket tingkat tiga, sehingga satelit Gagal bisa mencapai orbit yang ditetapkan.

Presiden Direktur PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) Johanes Indri Trijatmodjo mengatakan, “Nusantara Dua telah dilindungi oleh asuransi yang sepenuhnya memberikan perlindungan atas risiko peluncuran dan operasional satelit.”

Satelit Nusantara Dua yang merupakan hasil kerja sama antara Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama Indosat Ooredoo dan Pintar Nusantara Sejahtera (PNS).

Kerja sama tiga perusahaan itu sebenarnya sudah dilakukan sejak 2017. Ketiganya lantas membentuk joint venture bernama Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS).

Baca juga : Diprediksi Saingi Cemerlangnya Bulan, Komet Atlas Mungkin Sudah Hancur

Menurut rencana, satelit Nusantara Dua seharusnya akan menggantikan satelit Palapa-D. Satelit ini akan digunakan untuk melayani kebutuhan akses internet broadband dan layanan penyiaran berkualitas tinggi.

Spesifikasi Satelit
Satelit ini dibuat oleh China Freat Wall Industry Corporation dengan berat saat diluncurkan adlah 5,500kg. Sementara bobot roket penluncurnya mencapai 425.800kg.

Dengan kapasitas 20x36MHz transponder C-band FSS dan 9,5Gbps, Satelit ini dapat mencakup wilayah seluruh Indonesia, Asia pasifik, hingga Australia untuk transponder C-band dan seluruh Indonesia untuk HTS.

Satelit ini akan memiliki masa hidup hingga 15 tahun mendatang dan memiliki teknologi serupa pendahulunya, yakni Nusantara Satu. Adapun teknologi itu termasuk Classic Fixed Satellite Service di C-band dan HTS di Ku-band.

Sumber : merdeka.com