Sembako di Online Meningkat

Penjualan Sembako di Online Meningkat 400 Persen Imbas Corona

Penjualan Sembako di Online Meningkat 400 Persen Imbas Corona – Penjualan bahan-bahan pokok atau sembako di toko online disebut meningkat 400 persen sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan pada 31 Maret.

Pola belanja sembako untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat kala pemerintah memutuskan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beralih toko ke online menekan penyebaran wabah virus corona SARS-CoV-2.

Ade menjelaskan para tersangka sudah puluhan kali beraksi yakni di Provinsi Jawa Barat di daerah Bekasi, di DKI Jakarta dan Banten yaitu di wilayah Kabupaten Tangerang. Daftar Indo Poker 88 mencatat transaksi pembelian sembako di Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak mencapai 670.755 transaksi.

Ade menerangkan bahwa tersangka yang meninggal dunia berinisial H berperan sebagai pimpinan kelompok. Tersangka H, kata Ade, merupakan residivis untuk kasus yang sama dan pernah dipenjara sebanyak 3 kali. Sedangkan 3 tersangka lain masing-masing berinisial MA, DR, dan AP.

Semenjak pengumuman Presiden Jokowi mengenai pasien positif corona pertama di Indonesia, total estimasi penjualan pada minggu tersebut mencapai Rp392 Juta.

Mantan ajudan Kapolri Sutarman dan Badrodin Haiti itu menjelaskan bahwa para tersangka bukan merupakan eks narapidana yang dikeluarkan selama masa Pandemi Covid-19 melalui program asimilasi.

“Kami telah mengungkap kasus pencurian spesialis sembako yang dilakukan oleh sindikat antar provinsi,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi melalui keterangan resmi, Kamis.

Kami telah mengungkap kasus pencurian spesialis sembako

Dalam menjalankan aksinya, para tersangka merusak atau mencongkel gembok atau rolling door toko sembako kemudian menggasak barang kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu harga di produk-produk sembako juga mengalami kenaikan rata – rata hingga 18.82 persen di Tokopedia, Shopee dan Bukalapak sejak tanggal 16 Maret 2020. Tanggal tersebut merupakan saat Joko Widodo mengumumkan konsep bekerja dari rumah, belajar di rumah dan ibadah dari rumah.

Harga sembako kembali meroket dengan puncak kenaikannya setelah pengumuman PSBB, yaitu sebesar 30,96 persen. dibandingkan harga eceran tertinggi.

Polres Metro Tangerang meringkus empat orang yang mencuri sembako di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19). Satu dari empat pelaku ditembak mati karena mencoba melawan petugas menggunakan senjata api rakitan saat akan ditangkap.

“Satu tersangka atas nama H dibawa ke RSUD Kab. Tangerang dan dinyatakan meninggal dunia,” tambah dia. Telunjuk.com juga telah mencatat bahwa produk-produk vitamin mengalami rata-rata kenaikan yang paling tinggi dibandingkan kategori produk lainnya di E-commerce.

Pada 31 Maret, vitamin mengalami rata-rata kenaikan harga hingga 87,86 persen dibandingkan dengan rata-rata harga vitamin pada 2 Maret. “TKP terakhir di Cikupa, 10 April 2020, para tersangka beraksi saat kita sedang fokus pada pencegahan penyebaran penyakit Covid-19,” ujarnya.

Sedangkan pasca pengumuman PSBB kemarin total estimasi penjualan pada minggu tersebut adalah sebesar Rp4,1 miliar, atau terjadi peningkatan dari Rp392 juta.

Aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 membatasi masyarakat ke luar rumah. Alhasil, masyarakat berbondong-bondong menggunakan aplikasi e-commerce yang membeli produk kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan bumbu dapur, sayur, dan sembako lainnya.