Taiwan Menyebutkan Alasan Tiongkok Mencuri Teknologi & Bakat

Taiwan Menyebutkan Alasan Tiongkok Mencuri Teknologi & Bakat

Taiwan Menyebutkan Alasan Tiongkok Mencuri Teknologi & Bakat – AS tetap menjadi sekutu tidak resmi dan pendukung militer terpenting bagi Taiwan di bawah perjanjian Taiwan Relations Act. Mantan Presiden AS, Donald Trump, merangkul hubungan yang lebih hangat dengan Taiwan saat dia berselisih dengan China tentang masalah-masalah seperti perdagangan dan keamanan nasional. Serta Mendukung Kemerdekaan Taiwan.

Untuk pertama kalinya, AS juga mengundang perwakilan Taiwan untuk hadir dalam pelantikan Presiden Joe Biden pada 20 Januari lalu, sebuah langkah yang membuat China geram. Sehingga, Presiden China, Xi Jinping, berkeras tidak akan membiarkan Taiwan merdeka. Ia bahkan bersumpah akan melakukan segala cara, termasuk perang militer untuk mempertahankan Taiwan.

Taiwan mengatakan Tiongkok telah meningkatkan upaya Daftar Club388 pencurian teknologi dan memburu bakat dari Taiwan untuk meningkatkan kemandirian industri semikonduktor negara mereka. Alasan dari praktik tersebut adalah perang dagang yang terjadi antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), kata pemerintah pulau pembangkit tenaga teknologi Taiwan, mengutip Channel News Asia.

1. Larangan teknologi
Taiwan Sebut Ini yang Jadi Alasan Tiongkok Mencuri Teknologi dan Bakat

Dalam perang dagangnya dengan Tiongkok, AS telah membidik industri teknologi Negeri Tirai Bambu dengan cara memberikan sanksi pada perusahaan-perusahaannya, termasuk raksasa peralatan telekomunikasi Huawei Technologies.

AS menyebut alasannya menjatuhkan sanksi adalah karena adanya ancaman bagi keamanan nasionalnya. Hal ini telah membuat marah Pemerintahan Presiden Xi Jinping.

Sebagai wilayah yang diklaim Tiongkok miliknya, Taiwan pun terdampak hubungan tegang kedua negara tersebut.

2. Kekhawatiran Taiwan

Taiwan merupakan rumah bagi industri chip yang berkembang dan terkemuka di dunia. Pemerintah Taiwan telah menyatakan kekhawatirannya bahwa Tiongkok mungkin berupaya untuk meniru kesuksesan itu, baik melalui cara yang adil ataupun curang.

Dalam pertemuan komite parlemen tentang bagaimana menanggapi “rantai pasokan merah”, warna yang mengacu pada warna Partai Komunis China yang berkuasa, Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei-hua mengatakan perang dagang telah menciptakan risiko baru.

“Dipengaruhi oleh perang teknologi AS-China, perkembangan industri semikonduktor China daratan terhambat, namun mereka tetap berkomitmen terhadap perkembangan industri tersebut,” katanya.

“Untuk mencapai swasembada dalam rantai pasokan, perburuan dan infiltrasi adalah cara tercepat bagi China daratan untuk melakukan ini,” tambah Wang.

3. Kemajuan Taiwan dalam teknologi
Taiwan Sebut Ini yang Jadi Alasan Tiongkok Mencuri Teknologi dan Bakat

Dalam pernyataannya, Wang juga mengatakan sangat mungkin bagi Tiongkok menargetkan pekerja Taiwan karena selain memiliki bahasa yang sama, mereka juga ahli dalam bidang ini.

“Pekerja chip Taiwan memiliki pengalaman yang mendalam dan berbicara dalam bahasa yang sama, yang berarti mereka adalah target alami perburuan yang telah dibidik China,” katanya.

Sementara itu, Hu Mu-yuan, wakil kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan upaya Tiongkok bukan hanya merupakan ancaman bagi Taiwan, tetapi juga Jepang dan Korea Selatan. Langkah itu dianggapnya dapat mengancam perdagangan global dan persaingan yang sehat.

“Selain itu, komunis China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan mereka sendiri,” katanya.

Hu lebih lanjut mengatakan bahwa Taiwan memiliki undang-undang yang ketat untuk mencoba dan mencegah hal ini terjadi, tetapi para pejabat telah memperingatkan bahwa Tiongkok mungkin akan melakukan berbagai upaya untuk memenuhi keinginannya.

“Mencegah teknologi kunci Taiwan dan personel berteknologi tinggi agar tidak disusupi oleh ‘rantai pasokan merah’ telah menjadi tugas penting untuk melindungi daya saing industri kami dan memastikan keamanan ekonomi kami,” kata Hu.